Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)

Print Friendly

WINRIP merupakan proyek penanganan jaringan jalan nasional/arteri primer berbantuan pinjaman Bank Dunia, IBRD Loan 8043-ID, yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (sebagai Executing Agency), Loan Signing pada tanggal 14 Desember 2011 dan Effective tanggal 13 Maret 2012, dengan besaran pinjaman (loan) US $ 250 juta. Loan Clossing Date/LCD tanggal 31 Desember 2017.

Kegiatan utama yang akan dilaksanakan pada proyek WINRIP mencakup 4 komponen sebagai berikut :

  1. Komponen 1:
    Peningkatan jalan dan penambahan kapasitas (betterment and capacity expansion) jaringan jalan nasional sepanjang 715,6 km termasuk penggantian jembatan sepanjang 194 meter
  2. Komponen 2:
    Kegiatan pada komponen ini mendukung pelaksanaan (implementiation support)  kegiatan konstruksi dengan a) penyediaan Core Team Consultant (CTC) untuk mendukung Project Management Unit (PMU) dalam mengelola pelaksanaan pinjaman proyek WINRIP dan peyediaan Design Supervision Consultant (DSC) untuk menyiapkan perencanaan teknis (detailed design engineering)  dan pengawasan pelaksanaan konstruksi fisik proyek WINRIP, dan b)  dukungan terhadap kegiatan manajemen dan audit teknis;
  3. Komponen 3:
    Pengembangan institusi sektor jalan (road sector institutional development) yaitu capacity building untuk Subdit Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan (Environment/Risk Mitigation and Road Safety Unit) terkait dengan penanganan dampak lingkungan pembangunan jalan dan jembatan program WINRIP dan pemetaan bencana (Mitigation Disaster Risk) pada wilayah cakupan program WINRIP;
  4. Komponen 4:
    Contingency for Disaster Risk Response,  kegiatan yang dimaksudkan penyediaan respon tindakan cepat terhadap  kondisi bencana  (jika diperlukan).

Untuk melaksanakan dan mencapai tujuan proyek tersebut di atas, diperlukan Manual Manajemen Proyek (Project Management Manual/PMM) sebagai pedoman dalam pelaksanaan WINRIP.

Tujuan WINRIP

Tujuan umum dari proyek WINRIP ini adalah sebagai berikut :
Meningkatkan efesiensi pemanfaatan fungsi jalan nasional di koridor pantai barat Sumatera dengan menurunkan biaya operasional kendaraan, melalui:

  • Meningkatkan standar kondisi jalan.
  • Menciptakan jalan yang berkesalamatan.
  • Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi untuk publik.
  • Pengembangan institusi
  • Penyediaan penanganan pasca bencana (apabila ada).

Pada khususnya di 4 (empat) provinsi di Sumatera (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung).

Selain tujuan diatas, juga diharapkan melalui proyek ini dapat ditingkatkan koordinasi penanganan dan pengelolaan proyek, khususnya dibidang jalan, baik di tingkat Pusat maupun Regional/Propinsi, melalui peningkatan kemampuan teknis instansi-instansi terkait.

Elemen-elemen Indikator Kinerja keluaran dari proyek WINRIP adalah sebagai berikut :

  • Penurunan waktu tempuh rata-rata sekurang-kurangnya 20%.
  • Biaya operasional kendaraan berkurang 5% untuk kendaraan ringan, 8% untuk bus dan 10% untuk kendaraan berat.
  • Lalu-lintas Harian (LHR) bertumbuh seperti yang diharapkan/diproyeksikan.

Elemen-elemen indikator kinerja antara lain:

  • Bertambahnya kilometer panjang jalan sesuai dengan yang direncanakan;
  • Bertambahnya panjang meter jembatan yang sudah ditingkatkan;
  • Pencapaian audit teknis yang sesuai spesifikasi;
  • Pemenuhan audit keselamatan untuk semua paket konstruksi;
  • Peningkatan kemampuan staff subdit teknik lingkungan dan keselamatan jalan sesuai dengan tupoksinya untuk WINRIP.

 


    APLIKASI
    • File Storage
    • Peta Proyek
    • Admin DMS
    • Admin CHS
    • Admin FMIS
Copyright © 2013 WINRIP - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan